JURNAL
DAMPAK
YANG DITIMBULKAN PROYEK INFRASTRUKUR TANPA AMDAL TERLEBIH DAHULU DI KOTA BOGOR
Valdi widiatmaja
Jurusan teknik
sipil
ABSTRAK
Kota
Bogor merupakan kota padat di Provinsi Jawa Barat. Padatnya jumlah penduduk dan
angkutan umum di Kota Bogor diiringi
dengan sarana prasarana yang cukup memadai. Sarana dan prasarana sendiri
memiliki peran penting dalam meningkatkan aspek ekonomi, sosial, budaya dan
menghubungkan antar wilayah. Selain itu, sarana prasarana juga berperan
meningkatkan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatika. Pemerintah
Indonesia hingga saat ini terus melaksanakan Pembangunan Nasional di berbagai
wilayah termasuk Kota Bogor. Dengan banyaknya pembangunan infrastruktur di Kota
Bogor setiap proyek infrastruktur wajib menganalisis dampak lingkungan (AMDAL)
yang akan terjadi apabila membangun proyek di daerah tersebut. AMDAL sendiri
sangat perlu dilakukan sebelum proyek infrastruktur dimulai, karena dengan
AMDAL kita dapat mengetahui dampak apa yang akan terjadi dan kita bisa meminimalisir
dampak tersebut selain itu bisa untuk uji kelayakan lingkungan. Tidak hanya itu
AMDAL juga tidak bermanfaat untuk proyek tersebut saja tetapi dengan masyarakat
sekitarnya juga dapat bermanfaat contoh kecil nya yaitu memberikan informasi
kepada masyarakat dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha atau
kegiatan. Jika proyek infrastruktur tidak menganalisis dampak lingkungan
terlebih dahulu maka pembangunan tersebut akan merugikan banyak pihak entah
dari proyek maupun masyarakat sekitar proyek pembangunan menurut analisis yang
saya dapat.
1. PENDAHULUAN
Kota Bogor merupakan kota padat di Provinsi Jawa Barat. Padatnya jumlah
penduduk dan angkutan umum di Kota Bogor
diiringi dengan sarana prasarana yang cukup memadai. Sarana dan
prasarana sendiri memiliki peran penting dalam meningkatkan aspek ekonomi,
sosial, budaya dan menghubungkan antar wilayah. Selain itu, sarana prasarana
juga berperan meningkatkan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatika.
Pemerintah Indonesia hingga saat ini terus melaksanakan Pembangunan Nasional di
berbagai wilayah termasuk Kota Bogor. Dengan banyaknya pembangunan
infrastruktur di Kota Bogor setiap proyek infrastruktur wajib menganalisis
dampak lingkungan (AMDAL) yang akan terjadi apabila membangun proyek di daerah
tersebut. AMDAL sendiri sangat perlu dilakukan sebelum proyek infrastruktur
dimulai. AMDAL adalah singkatan dari “Analisis Dampak Lingkungan”. AMDAL
adalah suatu proses studi formal yang digunakan untuk memperkirakan dampak
terhadap lingkungan oleh rencana kegiatan proyek yang bertujuan memastikan
adanya masalah dampak lingkungan yang perlu dianalisis pada tahap awal
perencanaan dan perancangan proyek sebagai bahan pertimbangan pembuat
keputusan.
Menurut PP No. 27 Tahun 1999, pengertian AMDAL adalah kajian mengenai
dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau
kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses
pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. AMDAL
adalah analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia,
sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya yang semuanya haruslah dilakukan
secara menyeluruh. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang
diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya.
Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan
kultural. Dasar hukum AMDAL di Indonesia adalah Peraturan Pemerintah No. 27
Tahun 2012 tentang “Izin Lingkungan Hidup” yang merupakan pengganti PP 27 Tahun
1999 tentang Amdal. Amdal sendiri telah dilaksanakan di Indonesia sejak
1982.
Kenapa
diperlukan AMDAL, yaitu untuk diperlukannya suatu studi kelayakan dikarenakan
tercantum didalam undang-undang dan juga peraturan pemerintah serta untuk
menjaga lingkungan dari suatu operasi proyek kegiatan industri atau juga
kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan
lingkungan. AMDAL memiliki beberapa komponen, diantaranya adalah, PIL
(Penyajian informasi lingkungan), KA (Kerangka Acuan), ANDAL (Analisis dampak
lingkungan), RPL ( Rencana pemantauan lingkungan), RKL (Rencana pengelolaan
lingkungan). Tujuan amdal yaitu melakukan penjagaan
rencana usaha atau kegiatan sehingga tidak memberikan dampak buruk bagi
lingkungan. AMDAL memiliki fungsi dan manfaat bagi proyek dan masyarakat salah
satu contohnya yaitu membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan
lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan, Perwujudan tanggung
jawab pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup.
2.
TUJUAN
Berikut ini
adalah beberapa tujuan dari studi ini dapat dilihat sebagai berikut:
1.
Mengetahui dampak apa saja yang dapat terjadi jika
tidak menganalisis dampak lingkungan terlebih dahulu di suatu proyek
infrastruktur di Kota Bogor.
3.
METODE PENELITIAN
Berikut
adalah beberapa data yang digunakan utuk meneliti sebuah penelitian mengenai
dampak amdal untuk proyek infrastruktur.
3.1. Pengumpulan data
Berikut
adalah data primer yang wajib diketahui dalam menganalisa:
1.
KA- AMDAL
2.
ANDAL
3.
RKL
4.
RPL
5.
Ringkasan Eksekutif
Berikut
adalah data sekunder yang wajib diketahui dalam menganalisa:
1.
Denah lokasi proyek
2.
Jumlah masyarakat sekitaran
Berikut
adalah beberapa data yang digunakan utuk meneliti sebuah penelitian mengenai
dampak amdal untuk proyek infrastruktur.
1.
Analisis dampak yang akan terjadi
Analisis yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui dampak apa aja yang
dapat terjadi jika membangun infrastruktur di daerah Bogor tersebut.
2.
Analisis dampak yang terjadi setelah beroperasinya
proyek tersebut
Analisis yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui dampak apa saja yang
terjadi setelah proyek beroperasi.
3.
Memberikan arahan betapa pentingya AMDAL
Tahap ini merupakan tahap akhir dalam penelitian yaitu bertujuan untuk
memberikan arahan masukan betapa pentingnya AMDAL terlebih dahulu sebelum
melakukan proyek agar tidak merugikan pemerintah, proyek, serta warga sekitaran
yang berada di wilayah tersebut.
4.
Metode Kuesioner
Metode yang digunakan dalam penelitian mengenai, dilakukan wawancara dengan
masyarakat sekitar daerah pembangunan sebagai responden. Data yang dikumpulkan
adalah tanggapan responden mengenai pembangunanan pusat pembelanjaan di
daerah tersebut. Model wawancara yang digunakan adalah dengan menggunakan
angket yang berapa pertanyaan tertulis yangditujukan kepada responden. Jawaban
responden atas semua pertanyaan kemudiaandicatat atau direkam.
5.
Observasi
Dalam menggunakan metode observasi cara yang paling efektif dengan
melengkapi format atau blangko pengamatan sebagai instrument serta mengadakan
pertimbangan kemudiaan mengadakan penilaian kedalam suatu skala bertingkat.
Missal Memperhatikan reaksi masyarakat dan juga menilai terhadap reaksi tersebu
4.
HASIL DAN
PEMBAHASAN
Setelah data data terkumpul dan metode telah digunakan didapatkan hasil
dalam proyek infrastruktur yaitu masih banyak proyek infrastruktur yang masih
saja tidak menganalisis dampak yang akan terjadi sebelum membangun. Dan juga
masih banyak warga yang tidak tahu akan adanya pembangunan di wilayah tersebut
ketika proyek belum beroperasi.
Banyak dampak yang terjadi akbibat pembangunan tersebut yaitu seperti sarana
transportasi tersebut menjadi tertanggu, warga mulai kekurangan air, polusi
dimana mana. Pada saat pembangunan Mengganggu Aktivitas keseharian, Fasilitas
tranportasi, aktifitas ekonomi, struktur penduduk terganggu. Ini akan terjadi
Pada Fase kontruksi
Kendalanya lahan yang dibebaskan harus berdasar kepemilikan pribadi
masyarakatyang akan digusur., kesulitan mencari tempat tinggal, kehilangan
kerabat dan tetangganya.
4.1.
Dampak terbesar dari penelitian tersebut adalah
1.
Berapa banyak jumlah masyarakat yang terkena dampak. Dampaknya
tidak hanya dirasakan untuk masyarakat sekitar tetapi membangun bengunan
tersebut sangat berpengaruh terhadap wilayah itu sendiri.
2.
Jangka waktu terjadinya dampak pembangunan tersebut. Dampaknya
bisa dalam jangka waktu panjang, misalnya ada dampak social, budaya,ekonomi
yang telah dibahas. Dampak ini terjadi secara significant artinya aktifitas
proyek akan menggangu aktifitas masyarakat sekitar.
5.
KESIMPULAN DAN
SARAN
KESIMPULAN
Masyarakat
di Wilayah Study AMDAL pasti terkena dampak lingkungan pembangunan. Tetapi
beberapa masyarakat diantaranya bisa merasakan manfaat dari pembangunan itu.
Jumlah yang sama atau lebih yang bisa dirasakan manfaatnya akan mendukung proses terjadinya pelaksanaan pembangunan itu. Dan dampaknya bisa
saja dapat dipulihkan kembali juga tidak dapat dipulihkan. Rencana usaha adanya wilayah yang
mengalami perubahan
mendasar memerlukan waktu
beberapa dekade kedepannya. Tidak hanya untuk masyarakat sekitar, tapi untuk
owner proyek pun sangat penting karena, Mempersiapkan cara-cara pemecahan
masalah yang akan dihadapi di masa yang akan datang. Sebagai sumber informasi
lingkungan di sekitar lokasi proyeknya secara kuantitatif, termasuk informasi
sosial ekonomi dan sosial budaya. Melindungi proyek yang melanggar
undang-undang atau peraturanperaturan yang berlaku. Melindungi proyek dari
tuduhan pelanggaran atau suatu dampak negatif yang sebenarnya tidak dilakukan. Melihat
masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi di masa yang akan datang.
SARAN
Sebaiknya sebelum melakukan
pembangunan proyek kita harus menganalisis dampak yang akan terjadi terlebih
dahulu, karena bisa saja jika tidak menganalisis terlebih dahulu maka kita
tidak akan tau masalah apa yang akan dihadapi pada masa yang akan datang serta
tidak menggagu kenyamanan warga sekitar.
Daftar
pustaka
https://www.scribd.com/doc/34917389/Makalah-AMDAL-Pembangunan-MALL
Komentar
Posting Komentar