TUGAS AKHIR


DAMPAK YANG DITIMBULKAN PROYEK INFRASTRUKUR TANPA AMDAL TERLEBIH DAHULU DI KOTA BOGOR









Disusun Oleh:



Valdi widiatmaja
17316494



JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018



KATA PENGANTAR
Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga makalah ilmiah ini bisa selesai pada waktunya.
Makalah ilmiah yang berjudul Dampak Yang Ditimbulkan Proyek Infrastruktur Tanpa Amdal Terlebih Dahulu Di Kota Bogor” telah penulis susun dengan usaha maksimal dan juga bantuan atas berbagai pihak yang telah memberikan informasi dan referensi buat penulis.
Terima kasih juga kami ucapkan kepada teman-teman yang telah berkontribusi dengan memberikan ide-idenya sehingga makalah ini bisa disusun dengan baik dan rapi.
Kami berharap semoga makalah ilmiah ini bisa menambah pengetahuan para pembaca. Namun terlepas dari itu, kami memahami bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, sehingga kami sangat mengharapkan kritik serta saran yang bersifat membangun demi terciptanya makalah selanjutnya yang lebih baik lagi.








Depok, 5 Desember 2018





Penulis



BAB I
PENDAHULUAN

1.1       LATAR BELAKANG
Kota Bogor merupakan kota padat di Provinsi Jawa Barat. Padatnya jumlah penduduk dan angkutan umum di Kota Bogor  diiringi dengan sarana prasarana yang cukup memadai. Sarana dan prasarana sendiri memiliki peran penting dalam meningkatkan aspek ekonomi, sosial, budaya dan menghubungkan antar wilayah. Selain itu, sarana prasarana juga berperan meningkatkan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatika. Pemerintah Indonesia hingga saat ini terus melaksanakan Pembangunan Nasional di berbagai wilayah termasuk Kota Bogor. Dengan banyaknya pembangunan infrastruktur di Kota Bogor setiap proyek infrastruktur wajib menganalisis dampak lingkungan (AMDAL) yang akan terjadi apabila membangun proyek di daerah tersebut. AMDAL sendiri sangat perlu dilakukan sebelum proyek infrastruktur dimulai. AMDAL adalah singkatan dari “Analisis Dampak Lingkungan”. AMDAL adalah suatu proses studi formal yang digunakan untuk memperkirakan dampak terhadap lingkungan oleh rencana kegiatan proyek yang bertujuan memastikan adanya masalah dampak lingkungan yang perlu dianalisis pada tahap awal perencanaan dan perancangan proyek sebagai bahan pertimbangan pembuat keputusan.
Menurut PP No. 27 Tahun 1999, pengertian AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. AMDAL adalah analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya yang semuanya haruslah dilakukan secara menyeluruh. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan kultural. Dasar hukum AMDAL di Indonesia adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang “Izin Lingkungan Hidup” yang merupakan pengganti PP 27 Tahun 1999 tentang Amdal. Amdal sendiri telah dilaksanakan di Indonesia sejak 1982.
Kenapa diperlukan AMDAL, yaitu untuk diperlukannya suatu studi kelayakan dikarenakan tercantum didalam undang-undang dan juga peraturan pemerintah serta untuk menjaga lingkungan dari suatu operasi proyek kegiatan industri atau juga kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan. AMDAL memiliki beberapa komponen, diantaranya adalah, PIL (Penyajian informasi lingkungan), KA (Kerangka Acuan), ANDAL (Analisis dampak lingkungan), RPL ( Rencana pemantauan lingkungan), RKL (Rencana pengelolaan lingkungan). Tujuan amdal yaitu melakukan penjagaan rencana usaha atau kegiatan sehingga tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan. AMDAL memiliki fungsi dan manfaat bagi proyek dan masyarakat salah satu contohnya yaitu membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan, Perwujudan tanggung jawab pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup.

1.2       RUMUISAN MASALAH
          Adapun rumusan masalah penulisan ilmiah adalah sebagai berikut:
1.        Apa yang dimaksud dengan AMDAL?

1.3       TUJUAN PENULISAN
Berikut ini adalah beberapa tujuan dari studi ini dapat dilihat sebagai berikut:
1.      Mengetahui dampak apa saja yang dapat terjadi jika tidak menganalisis dampak lingkungan terlebih dahulu di suatu proyek infrastruktur di Kota Bogor.













BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

1.1              PENGERTIAN AMDAL
AMDAL adalah singkatan dari “Analisis Dampak Lingkungan”. AMDAL adalah suatu proses studi formal yang digunakan untuk memperkirakan dampak terhadap lingkungan oleh rencana kegiatan proyek yang bertujuan memastikan adanya masalah dampak lingkungan yang perlu dianalisis pada tahap awal perencanaan dan perancangan proyek sebagai bahan pertimbangan pembuat keputusan. Menurut PP No. 27 Tahun 1999, pengertian AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.
AMDAL adalah analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya yang semuanya haruslah dilakukan secara menyeluruh. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan kultural. Dasar hukum AMDAL di Indonesia adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang “Izin Lingkungan Hidup” yang merupakan pengganti PP 27 Tahun 1999 tentang Amdal. Amdal sendiri telah dilaksanakan di Indonesia sejak 1982.









BAB III
METODOLOGI


3. 1    METODE PENELITIAN
Berikut adalah beberapa data yang digunakan utuk meneliti sebuah penelitian mengenai dampak amdal untuk proyek infrastruktur.
3.1. Pengumpulan data
Berikut adalah data primer yang wajib diketahui dalam menganalisa:
1.      KA- AMDAL
2.      ANDAL
3.      RKL
4.      RPL
5.      Ringkasan Eksekutif
Berikut adalah data sekunder yang wajib diketahui dalam menganalisa:
1.      Denah lokasi proyek
2.      Jumlah masyarakat sekitaran

Berikut adalah beberapa data yang digunakan utuk meneliti sebuah penelitian mengenai dampak amdal untuk proyek infrastruktur.
1.      Analisis dampak yang akan terjadi
Analisis yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui dampak apa aja yang dapat terjadi jika membangun infrastruktur di daerah Bogor tersebut.
2.      Analisis dampak yang terjadi setelah beroperasinya proyek tersebut
Analisis yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui dampak apa saja yang terjadi setelah proyek beroperasi.
3.      Memberikan arahan betapa pentingya AMDAL
Tahap ini merupakan tahap akhir dalam penelitian yaitu bertujuan untuk memberikan arahan masukan betapa pentingnya AMDAL terlebih dahulu sebelum melakukan proyek agar tidak merugikan pemerintah, proyek, serta warga sekitaran yang berada di wilayah tersebut.
4.      Metode Kuesioner
Metode yang digunakan dalam penelitian mengenai, dilakukan wawancara dengan masyarakat sekitar daerah pembangunan sebagai responden. Data yang dikumpulkan adalah tanggapan responden mengenai pembangunanan pusat pembelanjaan di daerah tersebut. Model wawancara yang digunakan adalah dengan menggunakan angket yang berapa pertanyaan tertulis yangditujukan kepada responden. Jawaban responden atas semua pertanyaan kemudiaandicatat atau direkam.
5.      Observasi
Dalam menggunakan metode observasi cara yang paling efektif dengan melengkapi format atau blangko pengamatan sebagai instrument serta mengadakan pertimbangan kemudiaan mengadakan penilaian kedalam suatu skala bertingkat. Missal Memperhatikan reaksi masyarakat dan juga menilai terhadap reaksi tersebu












BAB IV
PEMBAHASAN
4.1     HASIL DAN PEMBAHASAN
Setelah data data terkumpul dan metode telah digunakan didapatkan hasil dalam proyek infrastruktur yaitu masih banyak proyek infrastruktur yang masih saja tidak menganalisis dampak yang akan terjadi sebelum membangun. Dan juga masih banyak warga yang tidak tahu akan adanya pembangunan di wilayah tersebut ketika proyek belum beroperasi.
Banyak dampak yang terjadi akbibat pembangunan tersebut yaitu seperti sarana transportasi tersebut menjadi tertanggu, warga mulai kekurangan air, polusi dimana mana. Pada saat pembangunan Mengganggu Aktivitas keseharian, Fasilitas tranportasi, aktifitas ekonomi, struktur penduduk terganggu. Ini akan terjadi Pada Fase kontruksi
Kendalanya lahan yang dibebaskan harus berdasar kepemilikan pribadi masyarakatyang akan digusur., kesulitan mencari tempat tinggal, kehilangan kerabat dan tetangganya.

4.1.    Dampak terbesar dari penelitian tersebut adalah
1.      Berapa banyak jumlah masyarakat yang terkena dampak. Dampaknya tidak hanya dirasakan untuk masyarakat sekitar tetapi membangun bengunan tersebut sangat berpengaruh terhadap wilayah itu sendiri.
2.      Jangka waktu terjadinya dampak pembangunan tersebut. Dampaknya bisa dalam jangka waktu panjang, misalnya ada dampak social, budaya,ekonomi yang telah dibahas. Dampak ini terjadi secara significant artinya aktifitas proyek akan menggangu aktifitas masyarakat sekitar.










BAB V
PENUTUP

5.1   KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
            Masyarakat di Wilayah Study AMDAL pasti terkena dampak lingkungan pembangunan. Tetapi beberapa masyarakat diantaranya bisa merasakan manfaat dari pembangunan itu. Jumlah yang sama atau lebih yang bisa dirasakan manfaatnya akan mendukung proses terjadinya pelaksanaan pembangunan itu. Dan dampaknya bisa saja dapat dipulihkan kembali juga tidak dapat dipulihkan. Rencana usaha adanya wilayah yang mengalami perubahan mendasar memerlukan waktu beberapa dekade kedepannya. Tidak hanya untuk masyarakat sekitar, tapi untuk owner proyek pun sangat penting karena, Mempersiapkan cara-cara pemecahan masalah yang akan dihadapi di masa yang akan datang. Sebagai sumber informasi lingkungan di sekitar lokasi proyeknya secara kuantitatif, termasuk informasi sosial ekonomi dan sosial budaya. Melindungi proyek yang melanggar undang-undang atau peraturanperaturan yang berlaku. Melindungi proyek dari tuduhan pelanggaran atau suatu dampak negatif yang sebenarnya tidak dilakukan. Melihat masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi di masa yang akan datang.

SARAN
            Sebaiknya sebelum melakukan pembangunan proyek kita harus menganalisis dampak yang akan terjadi terlebih dahulu, karena bisa saja jika tidak menganalisis terlebih dahulu maka kita tidak akan tau masalah apa yang akan dihadapi pada masa yang akan datang serta tidak menggagu kenyamanan warga sekitar.





           
           


DAFTAR PUSTAKA



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 2 ETIKA PROFESI & KOMUNIKASI TENTANG OBSERVASI TAMAN DI KOTA DEPOK (KEL.3)

SISTEMATIKA PENULISAN

SEPUTAR JEMBATAN